Menurut Suryabrata (1993:54) Berpikir adalah proses yang dinamis yang dapat dilukiskan menurut proses atau jalannya. Sedangkan menurut plato, berpikir adalah berbicara dalam hati. Namun dalam penelitian ini berpikir hanya dibatasi pada berpikir secara kognitif yang ditinjau dari cara penyelesain siswa dalam menyelesaikan soal operasi pembagian.
Selain pengertian tersebut Ruggiero (1995: 2) menyebutkan ‘Thingking is any mental activity that helps formulate or solve problem, make a decision, or full fill a desire to understand. It’s for searching for answer, a reaching for meaning’. Dan membagi berpikir dalam dua kategori yaitu good thinkers (melihat masalah tidak hanya dari satu sudut pandang dalam upaya untuk menyelesaikan) dan poor thinkers (melihat masalah dari sudut pandang yang terbatas).
Berpikir juga bisa diartikan sebagai (Purwanto, 2002: 43):
- Keaktipan pribadi manusia yang mengkibatkan penemuan yang terarah kepada suatu tujuan
- Berpikir adalah soal kecakapan menggunakan metode menyelesaiakan masalah yang dihadapi
Sumber:
- Piaget, Jean. (1988). Antara Tindakan dan Pikiran. Jakarta: PT. Gramedia.
- Purwanto, M. Ngalim. (2002). Psikologi Pendidikan. Bandung: PT.Remaja Rosdakarya.
- Ruggerio, V. R. (1995). The Art Of Thingking ‘A Guide To Critical And Creative Thought’. NewYork: Harper and Row Publisher.
- Suryabrata, Sumadi. (1993). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Raja Grunfindo Persada.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar