Sebuah nasihat dari sebelah diri yang waras ke diri yang agak goyah:
Sebab Akibat dalam perbuatan akan selalu ada.. terlalu sibuk memikirkan sebab akibat membuat kita sedikit berusaha dan sedikit maju. Bukankah semua yang ada sudah ada yang mengatur. Namun terlalu pasrah akan aturan itu juga akan membuat kita malas berusaha, dan bergantung.. Karena sebuah usaha perlu dilakukan sebelum akhirnya pasrah. Pasrah, ya memang harus ada kata pasrah dalam setiap usaha, sejumpalitan apapun kita dalam berusaha, dan dengan segala doa yang kita panjatkan tetap kuasaNYA yang paling kuasa. bahkan kalau sudah menjadi kehendakNYA, dengan segala kemudahan dan kelancaran *tak ubahnya jalan bebas hambatan* Clinggggg semua bisa terjadi.
Memang "kaluwo sak dremo nglampahi*, namun kalo hanya menjalani dengan seenaknya sendiri (alasannya krn kan sudah diatur) hasilnya juga bakalan seenaknya saja juga. Jadi menurutku pribadi, mendingan melakukan yang terbaik disetiap meskipun ada yang sudah yang mengatur, tetapi usaha maksimal membuat kita puas walaupun hasil akhirnya biasa *syukur-syukur hasilnya supeerr.
saat kehidupan tak seperti yang kita minta, tak jarang kita mengeluh.. *ah kenapa kita bukankah itu kamu? | ya saya sering mengeluh. keluhan yang sering tertahan dalam dada, akhirnya seseg dalam dada, keluar dalam berbaris kata-kata tak tentu, terus,,, dan akhirnya kertasnya jadi lusuh oleh air mata. lalu dbuang kertas tersebut. tak jarang selalu melihat keatas tanpa memeperhartikan yang ada dibawahnya.
sering kali orang bilang saya pemilih, tapi bagi saya saya tahu apa yang saya mau. karena yang saya mau selalu tidak biasa dimata banyak orang, sering kali saya dipandang aneh, dengan perilaku saya. Ya memang saya aneh, cenderung lebih aneh dari orang lain.
Kalau orang yang lain hanya ingin mengikuti arus, tetapi tidak bagi saya. aku ingin berenang bersama arus itu. apakah salah dengan saya yang tahu, apa yang saya mau.
apakah saya terlalu bodoh dengan ketidaktahuan saya untuk membaca segala situasi, | ya saya memang bodoh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar