Minggu, 05 Februari 2012

Surat Wasiat

Entah sebenarnya kisah ini awal mula ceritanya dari siapa aku ga begitu tahu. yang jelas cerita ini ku dapatkan dari salah satu temanQ mengajar disekolah, siang itu saat kami sama-sama kosong jam mengajar, awalnya hanya ngobrol iseng dan akhirnya beliau cerita tentang "surat wasiat" ini.
jadi begini ceritanya:

 Ada sebuah keluarga yang beranggotakan bapak, ibu, dan 2 anaknya (laki-laki dan perempuan)yang bahagia (pada awalnya)karena keluarga ini dari segi materi sama sekali tidak kekurangan. selain itu kedua anaknya juga tergolong anak yang penurut dan tidak pernah membantah orang tuanya. seiring dengan berjalannya waktu kedua orang anak itu tumbuh menjadi dewasa dan masing-masing telah menikah. maka kedua orang tua mereka bermaksud untuk membagikan warisan kepada kedua anaknya agar kelak, kalau mereka meninggal tidak ada pertengakaran diantara keduanya inilah awal dari hal buruk yang menimpa orang tua anak tersebut.
selang sehari muncul ide gila dari anak-anak mereka, mereka punya kesepakatan untuk membuang orang tua mereka ke hutan, karena menurut mereka orang tua renta itu hanya akan merepotkan mereka. akhirnya pada dinihari mereka melancarkan aksinya. mereka berpura-pura mengajak orangtuanya piknik, tapi kemudian mereka tinggalkan kedua orang tua tersebut di hutan.
setelah sadar kalau mereka ditinggal di hutan. kedua orang tua tersebut berusaha mencari jalan keluar dari hutan, pada saat mereka mencari jalan keluar inilah mereka menemukan kotak berisi bolpoint dan kertas. kemudian terbersit dalam pikiran kakek nenek itu "inilah yang bisa membuat kita pulang dan anak-anak kita mau menjemput kita kembali". kemudian mereka menulis surat dan dimasukkan kedalam kotak tersebut, setelah selesai menulis surat tersebut mereka menemui kepala desa setempat dan menceritakan bahwa dia telah ditinggalkan anak-anaknya, dan masih bermaksud memberikan warisan yang besarnya tidak akan habis sampai kapanpun. lalu kepala desa memberitahukan keberadaan orang tua tersebut, dan menceritakan bahwa mereka masih punya warisan yang hendak dibagikan.
mendengar kata warisan kedua anak yang serakah itu langsung bergegas menjemput orang tuanya. setelah sampai disana orangtua mereka mengajukan syarat "kalian akan menerima warisan ini, jika kalian mau mengurus kami dengan sebaik-baiknya selama kami masih hidup. dan jangan buka kotak ini sebelum kami meninggal", dan kedua anak tersebut setuju. setelah menerima syarat tersebut mereka mengurus orang tua mereka dengan sebaik-baiknya. sampai ajal menjemput mereka.
maka saat membuka kotak wasiat itu tiba, kedua anak tersebut berdebar-debar membuka kotak tersebut. dan menemukan selembar kertas dengan tulisan
" Anakku, wasiat ini ku tulis saat kami kalian asingkan. kami tak sakit hati sama sekali, kami anggap saat itu kalian sedang khilaf. kemudian kami menemukan kotak ini, dan berpikir inilah yang bisa mengembalikan keutuhan keluarga kita.
Anakku wasiat yang kutinggalkan ini lebih sekedar dari tanah, emas ataupun rumah. tetapi jagalah terus persaudaraan kalian, karena keluarga adalah hal yang lebih berharga daripada harta. maka sepeninggalan kami, salinglah menjaga antara kakak beradik."
setelah membaca surat itu kedua anak mereka terisak sedih menyadari kesalahan mereka.
*********

setelah mendengar cerita ini, rasa terharu menyeruak dalam hati saya. Ya ALLAh bimbinglah hamba agar bisa menjadi anak yang bisa berbakti pada kedua orang tua saya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar